Selasa, 30 Oktober 2012

inginku

Selama darah ini masih menglir maka jalan dakwah ini tak akan pernah aku tinggalkan,,
Jalan yang aku tapaki untuk mendapatkan Jannah-Nya!!!
Walau pun harus jatuh berkali-kali, tapi inilah jalan dakwah yang harus aku tempuh,,
Untuk mendirikan bangunan islam di bumi milik Allah SWT.
Aku hanya ingin syahid di jalan Allah, memperjuangkan agama penyempurna dari semua agama di dunia ini..
Percayalah bahwa janji Allah itu nyata,,
Bagi yang berjuang di jalan Allah ada jannah yang dipersiapkan bagi para pejuang Allah, dan engkau kekal di dalamnya.


Sebuah catatan dari sebuah harapan bagi para pengemban amanah dakwah :
(oleh Musafir Hayat)
                Seekor angsa bertanya pada langit, mana yang lebih putih, buluku atau awan-awanmu, tetapi tak perlu lagi jawaban karena hari ini jadi mendung awan berubah kelabu dan langit jadi hitam, tidak sepotong awan putihpun bertengger diatas, semuanya menghitam dan kemudian tercurah ke bumi dalam tirai hujan yang berkepanjangan, angsa itu tertawa karna mersa dirinya lebih putih, lantas menyeret anak-anaknya ke tanah lapang dan bermain dalam gelora hujan, sampai hari terang kembali dan langit terasa baru selesai dicuci, begitu jernih merentang dalam dengan awan-awan putih yang tipis runcing serta bening seperti terpahat dalam langit ke tujuh, membuat angsa itu tertegun kembali dan befikir, yang lebih dasyat bukan yang lebih putih tetapi yang sempat memutihsetelah sempat menjadi hitam, iapun mengangguk sambil menundukdan memberi hormat pada awan-awan itu, putih bukan hanya KESUCIAN  tapi juga KETEGUHAN.

Senin, 16 Januari 2012

pacaran???

Bismillah,,
Mungkin ku tuliskan kalimat demi kalimat yang tidak jelas ini, tapi semoga  tulisan ini bermanfaat nantinya,,tema ini memang sering diangkat, tapi kutuliskan lagi lah,,^^

Pacaran,,??
Kata itu sering diucapkan orang2, sudah menjadi kebiasaan atau, bahkan menjadi trend, sungguh luar biasa kata tersebut. Tidak hanya kalangan remaja yang mengucapkan hal itu, bahkan anak kecil pun tidak sedikit yang mengucapkan kata itu. Ketika seorang ditanya “sudah punya pacar dek?”, sang anak menjawab dengan bangga “sudah donk mas.”
Harus berkata apalagi jika hal itu menjadi trend? Haruskah  bahagia, atau malah bersedih? Tapi bangsa ini pasti bersedih karena budaya barat yang tidak sepatutnya dicontoh malah menjadi trend di bangsa kita ini.
            “Dari Ibnu Umar Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: ‘Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk mereka.’( Riwayat Abu Dawud. Hadits shahih menurut Ibnu Hibban.)
Dari hadits di atas pun dapat diketahui bahwa jika bangsa ini mencontoh budaya barat maka bangsa ini menjadi budaya barat. Apakah rela budaya kita tidak berguna, tapi malah budaya barat yang diutamakan?? Tidak kan??
Sebenarnya pacaran itu baik tidak sih?? Ada yang mengatakan boleh dan ada yang mengatakan tidak boleh. Lho?? Kok boleh? Kan tadi katanya tidak boleh??, dikatakan boleh apabila sudah memiliki suami/istri dan pacaran dengan pasangannya, tapi dikatakan tidak boleh jika belum memiliki suami/istri.
Kenapa sih dikatakan tidak boleh?
Pcaran dengan yang bukan halal dapat mengakibatkan zina. Bisa saja zina mata, zina pikiran, dan zina hati. Mungkin itu pemahaman yang dalam. Tapi itulah kenapa para ulama melarang adanya pacaran.
Pada bab pertama dalam ajaran islam adalah Toharoh atau bersuci. Bersuci baik secara fisik maupun batin. Bersuci secara fisik adalah bersih badan dari hadats kecil maupun besar, itulah bersih secara fisik. Banyak hadits yang menerangkan cara bersuci, dari wudlu sampai mandi janabah. Bahkan sampai mendetail, sungguh indah kan islam semua diatur sesuai dengan kadarnya, tidak kurang maupun lebih.
Kemudian suci secara batin adalah besih hati dari penyakit yang menempel di dalam hati. Dibersihkan melalui sholat, zakat, dan sebagainya. Ketika hati ini rusak maka rusak pula seluruh tubuh. Dan itu buruk.
Dan kesucian ini lah yang dipertaruhkan ketika mencari pasangan. Walaupun preman suka main perempuan, suka mabuk2an, dan sebagainya. Dan ditanya kriteria istri yang diinginkan,maka jawabannya pasti sudah jelas, pasti perempuan yang sholehah. Dan sebaliknya, jika ada pelacur ditanya tentang suami yang diinginkan, pasti jawabnya ingin suami yang sholeh. Karena mereka ingin mendapatkan yang terbaik buat anaknya. Yang dapat membimbing mereka menuju lebih baik.
Mungkin itu gambaran secara umum 2 aspek yang tidak berkenaan dengan pacaran, tapi ttap lah meninggalkan pacaran hanya untuk Allah semata. Karna kita jelas2 berkhianat di depan Allah, masih kah kita mau seperti itu??
Pada suatu hari ada seorang gadis putri bercerita dengan diiringi linangan air mata. Peristiwa ini bermula hanya dari pembicaraan melalui telepon antara dirinya dan seorang pria, hingga berlanjut membuahkan CINTA di antara mereka.
Dia merayu bahwa sang pria sangat mencintai sang gadis dan ingin meminanganya. Sang pria berharap dapat bertemu tatap muka dengannya, namun gadis itu sungguh keberatan, bahkn gadis itu  mengancam sang pria akan menjauhi sang pria, kemudian menyudahi hubungan ini. Akan tetapi sang gadis tak kuasa untuk melakukannya.
Maka gadis itu memutuskan untuk mengirimkan foto dalam surat cinta yang semerbak dengan wangi aroma bunga mawar. Akhirnya surat pun dibalas oleh sang pria, dan semenjak itu lah gadis itu dan sang pria saling berkirim surat. Suatu ketika melalui surat, sang pria mengajak gadis itu jalan berduaan, tapi sang gadis menolak dengan keras ajakan tersebut. Tetapi sang pria mengancam akan membeberkan semua tentang gadis tersebut, foto2 dari gadis itu, obrolan2 melalui telepon dan surat cinta dari sang gadis.
Akhirnya sang gadis keluar bersama dengan sang pria dan berharap pulang ke rumah dengan secepatnya. Dan sang gadis pulang ke rumah, tapi bukan sebagai dirinya yang dulu lagi. Sang gadis pulang dengan membawa aib yang berkepanjangan, dan ketika sang pria ditanya oleh gadis itu, “kapan kita menikah? Apakah tidak secepatnya?”
 Namun jawaban yang diterima sungguh menyakitkan, dengan nada yang menghina dan merendahkan sang pria berkata, “Aku tak mau menikah dengan wanita rendahan sepertimu!!”
Bisa membayangkan gimana sakitnya gadis itu kan??pasti sungguh2 sakit. Mungkin itu cerita untuk wanita. Bagaimana dengan pria yang baik??
Di dunia ini pasti lah ada yang benar2 menjaga hatinya, dan dirinya untuk suaminya kelak. Dia tidak mau sampai pacaran, bahkan tidak mau berinteraksi dengan yang bukan muhrim karna semua itu hanya untuk suami/istri yang tercinta, pernahkah terpikir seperti itu? Akan kah kita dapat mendapatkan seperti yang diimpikan??? Sungguh luar biasa jika cinta dilandaskan hanya pada Allah, karena Allah, bukan karna nafsu belaka.
Yuk kita jaga benar2 hati ini, jangan sampai jatuh pada yang tidak tepat. Cinta itu fitrah, tapi bagaimana kita menempatkannya, itu baru benar2 luar biasa.


Aqlan Mahfudz

Jumat, 01 April 2011

syukur nih!!


Taukah apaka itu syukur???apakah dengan membuang sampah sembarangn itu syukur???ataukah dengan bebuat seenaknya itu besyukur???
            Syukur lah sesuatu yang besar, tapi bisa dari yang kecil aja,, dari dalam tubuh kita ini pun ada ciptaan Allah yang sangat berguna bagi kita untuk beraktivitas. Banyak hal yang tidak kita ketahui, kita beranggapan bahwa semua yang ada di dalam manusia adalah fitroh, tidak ada kelebihan yang berarti bagi diri sendiri,,
            Kita bisa berjalan dianggap normal, kita dapat mendengar pun kita anggap normal. Padahal di balik smua itu, yang ada di dalam manusia adalah sesuatu yang besar. Bisa bernafas pun adalah yang luar biasa. Tapi apadalah manusia, tidak ada puasnya.
            Coba bayangkan yang terjadi pada orang yg cacat, seperti orang yang tidak mempunyai tangan. Dia berusaha untuk sama dengan orang yang normal lainnya. Berusaha untuk menjadi yang terbaik dari salah satunya. Tidak mengharapkan belas kasihan dari kita, malah mereka yang mengasihi kita. Apakah hal itu dapat kau bayangkan???
            Kalau tidak bisa, mari kita bayangkan diri kita aja, jika kita tidak memiliki tangan, apa yang kita rasakan??sangat takut bukan??dari yang kecil dahulu aja,, jika kita tidak bisa nafas, apa yang akan terjadi???kita akan mati, Masya Allah,,
            Jadi, seperti itulah jika kita tidak bersyukur. Bukanlah Allah telah berjanji kalau akan menambah rezeki kita kalau kita bersyukur. Detik demi detik yang kita lalui kita ucapkan syukur dari mulut kita, seetiap keringat yang keluar ucapkan lah “Alhamdulillah” n apa pun yang menjadi takdir kita pastilah Allah lah yang telah memberikannya, dan syukuri itu apa adanya.
            Syukur tidak hanya lewat mulut kita, akan tetapi juga dengan tindakan yang kita lakukan. Salah satunya dengan menjaga diri kita, jangan sampai kita dzolim terhadap diri kita. Mungkin bisa saja kita memaksakan sesuatu yang bila dilakukan itu menjadi tidak baik bagi tubuh kita. Itu sudah termasuk tidak bersyukur atas semua yang diberikan oleh Allah untuk kita..
jadi banyak hal yang bisa kita lakukan untuk bersyukur....
Alhamdulillah ya robbana, jadikan lah umur yang tersisa ini menjadi berguna bagi kita, amiiin.

Sabtu, 01 Januari 2011

orang yang baik itu penting lho!!!

semua tidak harus didapat dengan kedudukan yang tinggi atupun uang yang banyak,
tetapi dengan sikap kita yang baik adalah sdesuatu yang sangat penting..
sering kali orang berpikir dengan kedudukan n pangkat yang tinggi adalah sesuatu yang baik..
memang,,
tapi apakah kita tau apakah yang punya pangkat yang tinggi itu punya akhlak yang baik?
ada juga yang baik, tapi itu jarang ada,,
perlu waktu dan pengorbanan untuk menjadi orang baik karena orang yang baik itu sangat lah penting,,
kadang kala orang yang berkedudukan lebih tinggi itu punya sifategois yang tinggi,, dan bukan kadang lagi,, tapi serinh kali,,
kita tau bahwa hidup itu tidak untuk menyombongkan diri,,
dan kita sering kali dipandang kecil di hadapan mereka, tapi percayalah kita bisa menjadi lebih baik,,
dan kita bisa menjadi yang terbaik,,
cinta tidak didapat dengan kedudukan ataupun pangkat yang tinggi,,
jangan takut bila sampai tidak mendapatkan cinta, karena cinta yang sesungguhnya adalah cinta pada Allah SWT, jangan lah berkecil hati apabila tidak mendapat jodoh, percalah Allah maha tau, dan jodh ada di tangan Allah..
yuk jadi orang yang baik,, karna orang yang baik adalah sesuatu yang penting,,

kelimat2 di atas adalah pesan dari teman saya yang saya perpanjang lagi,, dan ini adalah pesan yang sebenarnya : 
"saudara, menjadi penting itu baik, namun menjadi baik lebih penting, jangan silaukan mata dengan kedudukan yang tidak seberapa di mata Allah, tapi selalu hadirkan energi positiff untuk berbenah dari waktu ke waktu demi mengharap ridhoNya"

so, lets be a better people..
akhlakul karimah adalah perbuatan kita..
^^

back to masjid

            Merapi yang mengamuk pada bulan oktober 2010 masih meninggalkan luka yang dalam bagi masyarakat jogja, khususnya bagi masayarakat sekitar gunung merapi.
            Awan panas yang terkenal ganas tersebut telah menghancurkan apapun yang dilewatinya dengan suhu yang panas si atas 500 drajat celcius, dan itupun denagn menghujani pasir dan batu yang diameter batunya hampir  2 meter,
Tidak sedikit masyarakat yang mengungsi,, dan banyak pula yang dievakuasi secara paksa, karna mereka mash senang tinggal di rumah mereka yang berada kurang dari 20 kilo meter.
Itu adalah tanda bahwa Allah Maha Besar dan Perkasa, sangat lah mudah menghanurkan semuanya dalam sekejap.. menghancurkan yang telah dibangun bertahun2,, itu pun juga peringatan bagi  orang2 yang merusak alam, mereka diberi peringatan agartidak mengulangi tuk menghancurkan alam sekitar. Tapi apadaya.. mereka tetap melakukan hal terserbut,  bahkan setelah bencana itu mereka melakukan yang sangat dibenci Allah,, yaitu perbuatan syirik,, Allah melaknat orang yang melakukan kesyirikan, mereka tetap melakukan menyembelih kerbau di tugu dan memotong kepala kerbau tersebut n memasanganya di  gunung merapi,, itu adalah hal yang keji,,
Tidak begitu saja, para misionaris juga melaukukan yang di luar dugaan, mereka berhasil membuat 4000 umat muslim pun murtad, naudzubillah,,
Mereka begitu bersemangat melakukannya, apalagi dalam hal ekonomi,, mereka pun mau memberikan berapapun asalkan masuk agama mereka,,
Apakah kita mau begitu aja dia saja melihat saudara kita melihat para saudara kita murtad dengan suksesnya karena para misionaris yang pandai bersilat lidah???
            Ayo kawan, kita mulai berdakwah,, walaupun itu hanya adek2 TPA, tapi merekalah generasi islam yang selanjutnya, jangan biarkan mereka juga terjerumus dalam kemaksiatan, kesyirikan, ataupun kemurtadan yang sekarang berlangsung,,
Jadikan dirimu sebagai mujahid yang siap d fiisabilillah..jalan bagi orang2 yang akan berada di surganya Allah,, ingat lah itu,,
Allah menyukai orang2 yang selalu berjuang di jalan Allah,,

Keep dakwah n keep spirit, tetaplah istiqomah dalam menjalankan perintah agama islam,,
Amar ma’ruf nahi munkar n dakwah..
La izzati illa bil jihad..
Sekian,, jazkmullah khairon katsir mau membaca artikel sya ini,,
^^

Kamis, 30 Desember 2010


MA’RIFATUR RASUL

Tugas Para Rasul
Tujuan materi
Peserta mampu :
Memahami tugas rasul sebagai pembawa risalah dakwah dan penegak dinullah
Menyebutkan bentuk-bentuk keteladanan rasul dalam menjalankan misinya.
Termotivasi untuk meneruskan jejak risalah dalam menegakkan dienullah
Keterangan
Tugas rasul (wazhifatur-rasul) secara umum seperti yang termaktub dalam Al-Qur’an adalah mengemban risalah dakwah dan menegakkan agama Allah. (QS 5:67, QS 42:13-15)
1. Mengemban risalah dakwah (hamlun risalatid-da’wah) (QS 5:67, QS 33:39). Rangkaian tugas dalam hal ini adalah :
· Mengenalkan Sang Pencipta (ma’rifatul khaliq) kepada umatnya melalui ayat-ayat qauliyah maupun kauniyah. (QS 41:53, QS 3:190)
· Mengajari umatnya cara beribadah yang benar (kaifiyatul ‘ibadah)
· Menyampaikan pedoman hidup (minhajul hayah) (QS 3:19)
· Mendidik umatnya (at-tarbiyah) dengan arahan dan  nasihat-nasihat (taujihun wa nashihatun) hingga menjadi muslim yang berkarakter.
2. Menegakkan agama Allah (iqmatud-dinillah) (QS 42:13-15). Tegaknya sistem (agama) bermula dari kedaulatan hukum. Maka tugas rasul yaitu :
· Menegakkan khilafah (iqamatul khilafah) (QS 24:55, QS 48:27)
Manusia mendapat kepercayaan dari Allah untuk memakmurkan bumi, konsekuensinya adalah ia harus menegakkan syari’at/aturan Allah agar terwujud kemaslahatan umat manusia.
· Mencetak kader (bina’urrijal) (QS 3:`104)
Untuk memperjuangkan dan membela agama ini, dibutuhkan kader-kader yang militan.
· Memandu dakwah islamiyah (minhajud-da’wah) (QS 3:159)
Rasul bertugas mengajarkan panduan dalam mendakwahkan agama Allah kepada para pengikut dan pewarisnya.
· Menerapkan risalah yang dibawanya (tathbiqur-risalah) (QS 2:208, QS 6:162)
Rasul bertugas memberi teladan dalam mengimplementasikan risalah Islam dalam kehidupan.

Sifat Para Rasul
Tujuan materi
Peserta mampu :
Memahami sifat-sifat dasar yang pasti dimiliki oleh setiap Rasul dan dapat menunjukkan contoh masing-masing sifat tersebut pada pribadi Muhammad saw
Memahami keagungan budi pekerti Muhammad saw sebagai pribadi Qur’ani dan hasil tarbiyah Rabbaniyah
Memahami bahwa Rasulullah adalah uswatun hasanah bagi kaum muslimin.
Keterangan
Sifat Rasul yaitu :
Manusia biasa (al-basyariyah) (QS 14:11). Rasul adalah manusia biasa, bukan malaikat atau jin, sehingga keberadaannya wajar dan amanah yang diembannya pun bukan sesuatu yang tak terjangkau kemampuan manusia unutuk melaksanakannya.
Terpelihara dari kesalahan dan dosa (al-‘ishmah) (QS 5:67, QS 66:1). Sebagaimana manusia biasa, beliau mungkin pernah salah atau keliru. Namun kesalahannya segera diluruskan oleh Allah SWT.
Jujur (ash-shidq) (QS 39:33, QS 53:3-4). Jujur adalah sifat utama yang harus dimiliki setiap rasul. Rasulullah adalah orang yang sangat jujur  dan tidak pernah berdusta. Hal itu diakui semua orang bahkan orang kafir sekalipun.
10 Cerdas (al-fathanah) (QS 48:27). Kecerdasan adalah sifat utama seorang rasul. Inilah yang menjadikan kaumnya lega dengan keputusan dan kebijakan sang rasul.
11 Amanah (al-amanah) (QS 4:58). Sebelum masa kenabian, Rasulullah telah dipercaya masyarakatnya dan dijuluki sebagai al-amin (yang terpercaya).
12 Tabligh (at-tabligh) (QS 5:67). Seorang rasul bertugas menyampaikan risalah Allah kepada manusia. Dalam menyampaikan perintah itu, beliau telah menunaikan tugasnya dengan baik dan tuntas hingga beliau wafat.
13 Komitmen (al-iltizam) (QS 17:74, QS 68:1-8). Dalam gaya hidup sederhana (zuhud), perjuangan, ibadah, muamalah, dan lain-lain. Beliau adalah teladan sempurna yang menunjukkan komitmen terhadap syari’at Allah. Al-Qur’an mensifati Rasulullah dengan akhlak yang agung (‘ala khuluqin ‘azhim) (QS 68:4). A’isyah ra. mengatakan bhawa akhlak beliau adalah representasi Al-Qur’an (akhlaqul qur’an). Karena itulah Allah menjadikannya sebagai suri teladan yang terbaik bagi siapa saja yang mengharap ridha-Nya (uswatun hasanah) (QS 33:21)
Karakteristik Risalah Rasulullah saw.
Tujuan materi
Peserta mampu :
14 Memahami keistimewaan misi risalah Rasulullah dan perbedaannya dengan risalah rasul-rasul sebelumnya.
15 Menunjukkan dan menjelaskan inti dari risalah Muhammad saw.
16 Menyadari perannya sebagai penerus risalah jihad sehingga termotivasi untuk berdakwah di jalan Allah.
Keterangan
Karakteristik kerasulan Nabi Muhammad saw (khasaishur-risalati Muhammad saw.) mirip dengan karakteristik Islam, yaitu :
17 Beliau saw. adalah penutup para nabi (khatamul anbiya’) (QS 33:40, QS 40:78, QS 4:163-164, QS 6:84-86). Sebagai nabi terakhir, risalahnya adalah yang terakhir pula.
18 Risalahnya menghapus risalah sebelumnya (nashikhur-risalati) (QS 33:40, QS 61:8, QS 34:28, QS 21:107). Dengan risalah yang terakhir ini, risalah sebelumnya tidak berlaku lagi.
19 Membenarkan nabi-nabi sebelumnya (mushaddiqul anbiya’) (QS 61:8-9). Perbedaan beliau dengan nabi-nabi sebelumnya hanya ada pada sebagian isi syariat karena zaman dan kebutuhan yang berbeda. Karenanya risalah beliau membenarkan nabi-nabi sebelum beliau.
20 Menyempurnakan risalah-risalah sebelumnya (mukammilur-risalati)
21 Risalahnya untuk seluruh umat manusia (kaafatu lin-nas) (QS 34:28). Jika nabi-nabi sebelum beliau diutus kepada kaumnya secara khusus, maka Rasulullah saw diutus untuk seluruh manusia hingga hari kiamat.
22 Sebagai rahmat bagi seluruh alam (rahmatun lil ‘alamin) (QS 21:107). Risalah beliau yang sempurna merupakan rahmat Allah untuk seluruh alam : umat islam maupun non islam. Bahkan hewan, tumbuhan dan benda-benda mati pun merasakannya. Rasulullah saw bersabda, “Aku adalah rahmat yang dihadiahkan (untuk alam semesta).”
Kewajiban Kita kepada Rasulullah saw.
Tujuan materi
Peserta mampu :
23 Memahami persaksian “Muhammad adalah Rasulullah” dan termotivasi untuk merealisasikannya.
24 Menjelaskan kewajiban seorang mukmin terhadap Rasulullah saw.
25 Menyadari perannya sebagi kader dakwah pelanjut risalah Rasulullah saw.
Keterangan
Persaksian atas kenabian Muhammad saw menuntut konsekuensi:
26 Membenarkan apa yang disampaikannya (tashdiquhu fima akhbara) (QS 39:33). Apa yang beliau katakan bukanlah hawa nafsunya, melainkan wahyu Allah. Maka seorang muslim wajib membenarkan apa yang beliau sampaikan itu.
27 Menaati perintahnya (tha’atuhu fima amara) (QS 24:51, QS 5:7, QS 4:115). Apa yang diperintahkan Allah dan Rasul-Nya dilaksanakan semaksimal kemampuan kita.
28 Menjauhi apa yang dilarangnya (ijtinabu ma nafa’anhu) (QS 59:7)
29 Tidak beribadah kecuali dengan apa yang disyariatkannya (la na’budullah illa bima syara’a) (QS 4:80)
Selanjutnya kewajiban seorang mukmin kepada Rasulullah saw (wajibuna nahwar-rasul saw) adalah :
30 Mengimaninya (al-imanu bihi) (QS 61:10-11). Beriman kepada Allah berarti harus beriman kepada Rasul.
31 Mencintainya (mahabbatuhu). Lebih mencintai Allah dan Rasul-Nya dibanding cinta kepada yang lain bahkan kepada dirinya sendiri adalah tanda kesempurnaan iman.
32 Mengagungkannya (ta’zhimuhu) (QS 48:7-9). Sudah semestinya beliau diagungkan karena kemuliaannya. Namun pengagungan ini tidak boleh sampai mengkultuskannya.
33 Menolong dan membelanya (nushratuhu wa ta’ziruhu) (QS 9:40, QS 61:14)
34 Mencintai para pecintanya (mahabbahu man ahabbahu) (QS 48:29)
35 Menghidupkan sunnahnya (ihya’u sunnah) (QS 3:132). Baik dalam ibadah umum maupun khusus yang diajarkan beliau, hendaknya dihidupkan dan dibudayakan agar hidup kita diberkahi Allah Swt.
36 Memperbanyak shalawat kepadanya (iktsarush-shalawat) (QS 33:56). Tanda cinta dan bangga kepada Rasulullah antara lain dibuktikan dengan memperbanyak shalawat atas beliau. Bahkan ketika kita mendengar nama beliau disebut kita mesti menyahutnya dengan bacaan shalawat.
37 Mengikuti manhajnya (ittiba’u manhajihi) (QS 33:31). Ajaran beliau adalah bagian dari sistem Islam untuk mengatur segala aspek kehidupan.
38 Mewarisi risalahnya (wiratsatu risalatihi) (QS 48:28). Mewarisi risalahnya adalah dengan menjaga, membela, dan memperjuangkan risalah beliau (dakwah dan jihad).